1. Jangan bertele-tele saat memperkenalkan diri.
Masalah pertama dari sebuah perkenalan adalah terlalu banyak cing cong. Cewek mana pun pasti tak suka cowok yang banyak omong. Sementara cowok akan berpikir bahwa ceweknya itu cerewet. Hal-hal seperti ini, banyak omong--cenderungnya curhat--, akan membuat seseorang malas mengenalmu lebih jauh.
2. Jangan membicarakan soal cuaca.
Sesulit apa pun, segagap apa pun, jangan pernah membahas cuaca ketika pertama bertemu. Apalagi membahas sesuatu yang bukan urusan unisex, seperti membahas urusan bola, obral, dsb.
Bahaslah sesuatu yang menarik, yang membuat deg-degan, atau paling tidak bosan sampai pasangan kencanmu ingin menghajarmu. Setidaknya bicarakan soal film yang sedang hits atau kudapan enak.
3. Jangan pernah memonopoli pembicaraan.
Sudah pasti yang seperti ini ditinggalkan. Bahkan, seorang biksu pun akan menghajar seorang Megalomaniak.
Tapi, anehnya, tetap saja banyak yang tidak peduli pada kiat kencan buta seperti ini. Masih banyak yang cerewet dan cenderung curhat di awal cerita. Apalagi membicarakan cuaca. Wuih, satu paragraf penuh malah. Lalu, megalomaniaknya itu lo, masa di setiap kalimat ada kata gantinya. .
Menulis itu harusnya menunjukkan. Ibarat mata lensa yang menyorot segala yang di depannya. Dia menangkap, bukan seperti seorang sutradara yang memerintah ini itu. Novel itu harusnya seperti siaran langsung. Well, kesan itu segalanya. Jadi, pastikan novelmu itu seorang yang berkesan.
Oleh WN. Rahman
0 comments:
Post a Comment