Ya Tuhan, Aku Zombigaret!?

Saturday, 19 April 2014

Senin, 15 April 2004

Dua batang lintingan putih di atas meja kerja Ayah tampak begitu menarik perhatian. Ingin rasanya bibir mungilku mencicipi mereka barang sehisap dua hisap. Aku penasaran mengapa batang-batang putih tersebut selalu mampu membuat Ayah terlena dalam alunan kenikmatan yang dahsyat. Beliau memejamkan mata khidmat setiap menghisap mereka.

Sebuah ide gila muncul begitu saja di otakku. Ide untuk menculik satu di antara mereka yang kini terbaring menggoda di depan mataku. Perlahan, kepalaku menoleh ke kanan dan kiri bergantian, memastikan Ibu dan Ayah tidak sedang mengawasiku. Dan ketika kesempatan tersebut datang, bergegas kuambil sebatang rokok di dalam asbak. Rokok bekas Ayah.

Aku terlalu takut ketahuan mengambil rokok baru.

***

Selasa, 15 April 2014

Kuhembuskan napas kuat-kuat, menciptakan kepulan asap tebal bergulung-gulung. Benda ini sangat nikmat, tidak heran Ayah begitu menyukainya.

Kuhitung-hitung sesuatu dengan jariku. Sepuluh. Ya, hari ini genap sepuluh tahun aku menobatkan diri sebagai pecandu rokok. Sejak tinggal terpisah dengan orangtua, semangat merokokku semakin berkobar. Dalam sehari aku bisa menghabiskan dua bungkus rokok sekaligus. Sebuah hal lumrah mengingat tidak ada Ibu yang biasa mengontrol kebiasaan buruk tersebut.

***

Sabtu, 15 April 2017

“Kamu tahu zat apa saja yang terkandung di dalam rokok?” tanya seorang lelaki berjas putih seraya memerhatikan hasil rontgen paru-paruku.

Sontak aku menggeleng. Dari sekian banyak zat yang terkandung di dalam rokok aku hanya hafal satu : nikotin. Sebab zat itulah yang menularkan candu padaku.

Lelaki berjas putih tersebut menatapku tajam. “Nikotin, tar, sianida, benzene, cadmium, methanol, asetilena, amonia, formaldehid, hydrogen sianida, arsenic, dan karbon monoksida,” ujarnya serius. Melihatku hanya bengong, ia cepat-cepat menambahkan, “Kesemua zat tersebut membahayakan kesehatan. Dan hasil rontgen ini menjelaskan semuanya.”

Ia menuliskan sesuatu di selembar kertas kemudian memintaku kembali minggu depan. Aku mengagguk pasrah. Sepertinya ada kabar buruk.

***

Kamis, 15 April 2016

Ukhuk, ukhuk, ukhuk!

Nyaris enam minggu batuk sialan ini tak kunjung enyah dariku. Akibatnya, aku jadi sering sesak napas. Belakangan inipun kondisi kesehatanku sangat tidak baik. Aku mudah lelah, depresi, sakit lutut, bahkan bobotku turun beberapa kilogram. Terkadang, ketika batukku menggelegar dahsyat, bagian dada, punggung, pundak, serta lenganku terasa sakit sekali.

Merasa takluk, kupaksakan memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Dokter di sana bilang aku bronchitis. Setelah dibekali obat dan pesan untuk pemeriksaan rutin, aku kembali ke rumah.

Sembilan bulan tak kunjung sembuh, aku dan sang dokter dilanda keheranan serupa.

“Sepertinya penyakit anda berkembang menjadi penyakit lain. Silakan lakukan rontgen ulang di rumah sakit di kota,” katanya. Aku menghela napas berat seraya beranjak pergi. Begitu berada di luar Puskesmas, kusulut sebatang rokok kemudian menghisapnya dalam-dalam.

Ah… nikmatnya.

***
Ilustrasi dari wikipedia


Sabtu, 22 April 2017

Sesaat setelah membaca vonis dokter di rumah sakit yang baru kutemui tiga bulan pasca berobat di Puskesmas, aku tercengang tak habis pikir.

Kanker paru-paru? Apa ia tidak salah tulis? Benarkah aku menderita penyakit mematikan tersebut? Bagaimana bisa? Ia bilang semua ini gara-gara rokok. Mustahil!

Sepanjang hari pikiranku diselimuti kekacauan. Aku benar-benar tidak percaya akan berakhir seperti ini.

“Bagaimana mungkin?” Sekali lagi aku bertanya retoris.

Aku butuh rokok. Ya, tampaknya sebatang rokok mampu meredam kegamanganku saat ini. Maka, aku pun bangkit dengan limbung, berusaha mencari di mana kutaruh sahabat-sahabatku semalam. Di kamar, ya, di kamar.

Kakiku membelok menuju kamar. Baru saja tanganku membuka daun pintu, aku tercengang hebat. Di sana, tepat di depan mataku berdiri sesosok makhluk mengerikan. Ia mirip denganku, hanya saja pipinya lebih tirus, tubuhnya tinggal tersisa tulang-belulang, bibirnya sangat hitam, matanya merah menyala, tatapannya sayu, berdirinya pun tak tegak. Betapapun mirip denganku, ia lebih seperti zombie.

Hening.

Butuh waktu beberapa menit hingga kutersadar bahwa zombie itu adalah aku. Makhluk mengerikan di balik cermin itu adalah aku. Ya Tuhan, aku Zombigaret!?

jumlah kata : 600


Mendapat Semangat dari Pacar

Wednesday, 16 April 2014
Sekarang tanggal 14 April 2014, atau bertepatan dengan hari pertama UN. Suatu kegamangang tersendiri saat mendapati soal yang kudapatkan hari ini berbeda jauh dengan apa yang kuhafalkan, khususnya Biologi. Gilanya, 20 paket per-ruangan itu sungguh-sungguh 20 paket, beda-beda soal! Oh my God… Hanya munajat kepada Allah-lah yang kuandalkan saat ini (setelah berusaha maksimal tentunya).

Pulang ujian hari pertama ini, aku terkapar tak berdaya di tempat tidur usai melaksanakan kewajiban seorang muslim. Dua jam kemudian aku terjaga, dan mendapati ada satu miscalled dari pacarku. Baru saja jariku hendak mendial nomornya, dia keburu meneleponku duluan. Belum sepenuhnya sadar dari tidur, aku mengangkat penggilan tersebut.

“Apa, Bi?”tanyaku.

“Kalo tandanya lebih dari, DHP ke kanan apa ke kiri?”Fian balik bertanya.

Oh Tuhan… bisakah ia menanyakan hal lain di luar matematika? Aku baru bangun gitu, loh. Ah, tapi mana dia tahu aku baru bangun tidur?

Beruntung otakku cepat mencerna. “Ke bawah.”

“Apa? Ke kanan apa kiri?”

“Ke bawah!”

“Yeh, kalo lebih dari ke kanan apa ke kiri?”

Aku mulai kesal. “Ke bawah ih, ke bawah!”

“Oh iya iya. Jangan matiin HP ya, Bi.”

Tut, tut, tut…

Cepat atau lambat dia akan meneleponku kembali. Sebelumnya aku perlu mandi, menunaikan kewajiban, makan, dan tentu saja belajar untuk besok.

Hal-hal tersebutpun segera kulakukan. Usai makan, aku mengecek ponsel. Ada sebuah miscalled lagi, dari Fian lagi. Mendadak aku merasa jengkel. Sebelum tidur aku SMS dia, tidak dibalas, giliran dia butuh bantuan, baru deh menelepon. Dasar bebiku sok serius UN >.<

Kali ini aku berhasil menelepon balik. Panggilan tersambung.

“Apa, Bi?”Fian bertanya.

“Kamu ada apa tadi cumi?”

“Oh itu… fk itu apaan?”

“Fk?”Keningku berkerut.

“Tadi kan kata kamu rumus kwartil ada fk sama fq. Itu apaan?”

“Oohh…”Aku pun mulai menjelaskan apa arti dari kedua kata tadi. “Kamu udah  pulang?”

“Udah, Bi.”jawabnya. “Kamu terusin lagi belajar, ya?”

Beberapa kalimat kemudian, setelah berjanji akan menelepon kembali nanti malam, sambungan diputuskan.

Merasa otakku telah segar kembali, aku memutuskan meneruskan belajar. Baru saja masuk ke soal pertama, HPku menyala. Ada SMS.

Fian : I love u bebiku muach :*

Sambil tersenyum, aku mulai mengetikkan balasan.

Aku : Love u too mybii muach :*

Fian : Tadi denger suara km asa seneng :*

Aku : Amasa bebi paling bisa gombalin aku deh :*

Fian : Beneran bi :*

Aku : Aku jadi semangat belajar loh :*

Fian : Haiyah? Aku ga niat nyemangatin loh :p tapi emang bener aku seneng denger suara kamu :* #sumpah

Aku : Ga niat aja udah berhasil, apalagi ditambah niat :p haiya? Aku jg seneng denger suara bebiku tau … :*

Fian : Niatnya gimana :p beneran bebi :* kamu nurutan wae ih :D

Aku : Biarin ath bebi :* da emg seneng km baikin aku teh. Lg bljar kimia nih :p

Fian : Aku harap nilai2 kamu bagus aka mean nya 90 dan bisa dilanjutin kependidikan yg lbh tinggi serta married me :D :*

Aku : Uluh 90 gede amat :o but aamiin aamiin aamiin >.< aku harap nilai km sangat memusakan bebi. Blajar dan berdoa yg bener. Cepet kerja. Cepet mapan. Cepet ngelamar aku :*

Fian : Udah ah sana shalat dan belajar lagi bebiku milikitiw :* sayang dan cinta kamu :’( :* muach :* bye

Aku : Otw shalat nih cimikitiwku :* sayang dan cinta km banget juga :* muach.

Sesuai janjinya, tepat sebelum adzan isya dikumandangkan, Fian kembali menelepon. Sapaan hangatnya serta-merta menyambut indera pendengaranku.

“Bebi…”sapanya lembut.

Mau tak mau dadaku berdesir. “Iya, Bebi…”

“Kangen ih…”

“Sama aku juga kangen lah bebi…”

“Bi, beneran loh aku seneng banget denger suara kamu.”

“Yang bener?”

“Beneran! Begitu denger suara kamu aku jadi makin giat belajar lagi dan lagi. Kamu sumber  semangat aku. Aku suka suara kamu, dan terutama semua yang ada dalam diri kamu. Aku suka kamu dari ujung kaki sampai ujung kepala. Makasih ya Bebi, udah jadi semangat hidup aku,”katanya tulus.

Sumpah, aku terharu mendengar kalimat romantis tersebut keluar dari mulut pacarku. Nadanya terdengar tulus pula! Ah… sungguh, dia lah morfinku. Kini semangat kembali berkobar. Kekesalanku tadi siang menguap begitu saja. Digantikan rasa rindu yang akan kubayar dengan perjuangan menghadapi UN 2014.

Semoga kesuksesan berada di tangan kita, Bebi!

Semoga Allah senantiasa berada di samping kita. Membuka pintu pikiran kita, menerangkan otak kita, mata hati kita, sehingga ujian esok hari menjadi lancar dengan hasil memuaskan. Aamiin.

Dan setiap pagi, tanpa rasa bosan, ia mengirim SMS untuk menyemangatiku.

April, 15 2014
Selamat pagi bidadari bebiku :*
jangan lupa sarapan yah :D
mangat terus yah bebi tersayang :*
muach :*
hati2 berangkatna tong kesiangan aja :p
sayang dan cinta ke anakna pa ndan :*
bye

April, 16 2014
Selamat pagi bidadariku :*
bangun bangun :p
come on give me your kiss in the morning by muach :*
mangatse mangatse mybii :*
bebibebibebi love u somayc :*

Gimana Pendapat Kalian Tentang Cewek yang Gak Mau Dicium Bibirnya?

Sunday, 13 April 2014
Si agan Toeng yang kagak ane ketahui siapa nama aslinya ini bertanya sesuai judul postingan di atas di jejaring sosial Yahoo! Answer.
Detail dari pertanyaannya :

Apapun itu, semua pasti ada batasannya kan?? Nah, batasnya orang juga beda beda sih.. rata-rata yang pacaran itu dari cium kening sampe cium bibir.. bisa juga sampe ML (yang begitu ga tau deh batasnya sampe dimana. ckck). 

nah,, ini buat cowok cowok (cewek juga boleh komentar ding..) 
kalo cewek, ngebolehin dirinya untuk dipeluk, dicium pipinya, keningnya.. 
tapi ada satu batas,, sampe bibir. dia ngelarang cowoknya cium bibirnya,, 
dan kebawah-bawah,, itu juga dilarang.. 
pokoknya cuma sebatas kening, pipi, sama peluk.. 
gimana menurut kalian cewek itu?? 

gimana rasanya pacaran sama cewek kaya gitu?? 
bosen ga?? 
berniat cari cewek lain yang bisa ngasih kalian lebih dari itu??


Munculah beberapa jawaban atau pendapat dari kawan-kawan di sana.

Mutiara Mas'um menjawab :
cwok yg pnya cwek kayak gitu brarti cwok yg bruntung...:)

Mocca009 menjawab :
Gua sbg cewe juga ga mau si dicium bibir gitu...kan jiji ludahnya ketuker gitu eeewwww......lagian juga kalo belom kawin ud cium bibir termasuk dosa juga...gua bukan cewe murahan yg enjoy digrepe2,apalagi dicium bibir gitu...klo ud kawin si gua gapapa tpi ttep aja jiji wkwkwk

Fitri Rosalina menjawab :
itu sih, namany dy gk c'e murhn, qlo cium bibir it mah, emnk ud nafsu, dn munkn dia jg tkt bkaln lbh dari itu

X_BaL menjawab :
aq malah suka cewek kyak gitu...
aq sendiri sadar klo ciuman bibir dan yg lebih dri itu adalah cuman nafsu manusia aja bro...
jaga baek2 cewek kamu... jarang lo cewek kyak gitu.....
syari riri menjawab :
ya bagus dunk kalau begitu
kalau udah bibir biasanya malah mau yang lebih
Evanes menjawab :
idaman aku tuh :D
ciuman bibir pasti dasarnya nafsu.
apalagi klo ciuman lebih dari 5 detik.
btw menjalin hubungan berpacaran ga harus dengan berciuman dan berpeluk-pelukan.
walau memang pengen tapi janganlah dulu dalam hubungan berpacaran diikuti hawa nafsu.

namamu unik
toeng :D
justin time menjawab :
Ngga apalah sama cewek yang kaya gitu.
benar juga katamu, awal cuma cium kening, lama2 nanti eH, sampai cium bibir dan pokok nya semakin berani aja.
Awas ya pacaran jangan di tempat yang sepi, ntar datang setan Lo..
ingat tuhan saja
нαяι gιиσ© menjawab :
itu tandanya bukan cewek murahan. . ,
kalo emang udah cinta mah ngapain bosen, apalagi ampe niat cari cewek lain. . .kalo gw pribadi mah enggak deh





Intinya sih, jadilah wanita yang bisa menjaga kehormatan. Karena pada dasarnya wanita baik-baik diperuntukkan bagi laki-laki yang baik pula. Semoga kita termasuk salah satu di dalamnya :) aamiin.

Rangkuman Makalah Basket

Wednesday, 9 April 2014
A.        Latar Belakang
Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri dari dua tim yang beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang milik lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena bisa dilakukan di ruang  terbuka dan di ruang tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
Selain itu Bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di seluruh dunia, antara lain di Eropa Selatan, Amerika Selatan, Lithuania, China, dan juga di Indonesia.

B.         Tujuan
Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga setiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain.
Permainan Bola Basket dilakukan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke keranjang lawan, dan sebisa mungkin menjaga keranjangnya sendiri agar tidak kemasukan oleh lawan.
Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yaitu : menggiring bola (dribbling), mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), serta menembak (shooting).
Ketiga unsur teknik tersebut berkembang menjadi beberapa teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass), dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai sebagai tumpuan.
Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan.
Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipuan, lompat, blok dan lain sebagainya. Banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket untuk menjadi seorang pemain basket profesional. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tersebut, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, selebihnya tergantung dari keterampilan, semangat, dan pengalaman si pemain yang didapat saat berada di lapangan (bertanding).

Ketentuan bermain dan bertanding.
Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain. Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yang selalu berganti posisi. Waktu bermain yang resmi adalah 2 x 20 menit (bersih), tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali untuk masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karena bola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.
Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak berbeda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain.
Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung dari peraturan PERBAIS/FIBA yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984. Tujuannya tidak lain untuk bisa lebih mengenalkan permainan bola basket ini kepada masyarakat yang lebih luas.

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Sejarah
Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield,Massachusetts, beliau membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswanya pada masa liburan musim dingin di New England. Karena terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Dr. James Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada tanggal 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.
1.          Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2.          Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3.          Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4.          Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5.          Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul pemain lawan dengan cara disengaja. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sangsi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6.          Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada point 5.
7.          Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8.          Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9.          Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. pemain yang melempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10.      Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11.      Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12.      Waktu pertandingan adalah 4 babak masing-masing 10 menit
13.      Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

B.     Lapangan, Waktu, dan Jumlah Pemain Bola Basket
Lapangan yang digunakan untuk permainan bola basket adalah persegi panjang dengan ukuran panjang lapangan yaitu 26 meter serta lebar lapangan yaitu 14 meter. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
1.      Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
2.      Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
3.      Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm.
4.      Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
5.      Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
6.      Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
7.      Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

C.    Peraturan Permainan Bola Basket
Peraturan Permainan Bola Basket
Aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh pemain dalam permainan Bola Basket adalah sebagai berikut :
1.      Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2.      Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3.      Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4.      Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5.      Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Dan pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6.      Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
7.      Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
8.      Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan.
9.      Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum diatas.

10.  Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.